Selasa, 02 Oktober 2012

Langkah Kaki


Seperti keputusan awal yang kita buat bersama dipertengahan kebersamaan kita
Setiap ketidakyakinan atas intervensi dari pihak lain
Kita masih memilih untuk saling percaya dan bersama
Percaya bahwa aku akan dapat menerimamu apa adanya
Percaya bahwa kamu akan menjadi yang tebaik,
Terbaik untuk setengah perjalanan usiaku mengenalmu,
Dan bersama selamanya untuk waktu yang kita tak pernah tahu sampai kapan.
Terpautnya hati dan sadarmenyadarkan akan sulit untuk bersama
Kita memilih untuk melakukannya
Aku berdiri di atas kakiku, kamupun demikian.
Kita sama-sama melangkah untuk satu tujuan di dua arah yang berbeda
Apalah itu yang kutahu bahwa kita saling mendekat!
Aku melangkah ke arah mu, kamu melangkah ke arah ku
Hingga pada akhirnya kita kan bertemu pada satu waktu-tempat-restu
Kelak mungkin kita akan menyerah, entah aku atau kamu
Tapi tolong, jangan terlalu cepat... biarkan...
Biarkan sampai pada titik hati ini terlalu lelah untuk memperjuangkan
Tidak saling meninggalkan atau ditinggalkan, peluhlah yang membuat demikian
Atau berilah kesempatan waktu untuk membuktikan tatkala kita tak sanggup mendengarkan suara hati

Waktu bisa buktikan, meski tak mampu memperingatkan 
Siapa yang datang, pergi, atau selamanya bertahan 
Atau waktu yang akan membiarkan bahwa peluh pun akan mengering dan menguap 
Hingga kita lupa saat kembali beristirahat dan saling bersandar
Sekarang ataupun nanti, berpeluh atau tertawa
Kamu telah mengenalku :) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar